“Why Men Marry Bitches?”


Kayaknya tiap orang pernah mendengar cerita tentang sang pangeran keren yang akhirnya menikahi gadis kota biasa. Atau tentang seorang laki-laki superkeren-hubby material– yang bisa ngedapetin gadis manapun yang dia suka , tapi akhirnya malah jatuh cinta sama gadis biasa yang agak-agak menyebalkan orangnya. Dan hebatnya lagi di hari pernikahan mereka, laki-laki itu merasa jadi cowok paling beruntung sedunia sementara seantero keluarganya (dan termasuk juga kamu) bertanya-tanya dalam hati, “kok mau sih sama perempuan itu?”. Dan yang selanjutnya terjadi  adalah munculnya sejumlah  spekulasi di kepala orang-orang : “apa jangan-jangan dia jago masak ya?, jangan-jangan cewek itu uda ngebrainwash dia atau pake pelet? Dukun? Apa sih hebatnya cewek itu?”. Semua orang mendadak gemas kepingin menarik sang mempelai pria sebentar dan bertanya langsung  (atau sambil menampar mukanya dengan harapan bisa mengembalikan kesadarannya), “kenapa sih kamu kok mau nikah sama wanita jualang itu?” *tambah ‘u’ saking gemesnya*

Why Men Marry Bitches (WMMB) bukan buku tentang panduan mencari suami loh. . Bukan juga jenis buku yang bakal bilang, kesempurnaan itu hanya terjadi jika kamu ketemu dengan belahan jiwamu. Malah sebaliknya, buku ini bakalan menantang nilai-nilai ortodok dan konvensional, ngeluasin wawasanmu tentang gimana sih beberapa hubungan malah stuck, nggak maju-maju. Kamu juga bisa tahu rahasia para cowok dalam memilih pasangan hidup mereka.

Istilah “bitch” disini maksudnya bukan perempuan yang rese’, kejam, atau jalang tapi cuma sekedar istilah lucu-lucuan aja yang dipakai Sherry Argov -sang penulis- tapi nggak ada maksud buat diambil hati. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan sosok perempuan kuat yang punya kepribadian sendiri dan merasa nyaman dan aman tentang dirinya. Perempuan yang dengan senang hati memberikan pasangannya cukup ruang karena dia mencintai dan menyukai dirinya sendiri apa adanya. Perempuan yang mempunyai batasan yang tegas mengenai hal-hal yang bisa dia terima dan mana yang sama sekali nggak bisa ditolerir. Perempuan yang bakalan mundur menjauh begitu ada sedikit saja  tanda-tanda perlakuan tidak respek. Tapi, di sisi lain justru hal tulah yang membuat dia jauh lebih menarik di mata lelaki. Menurut buku ini,  Perempuan seperti itu tuh yang jadi istri idaman para lelaki.

Jadi yang akan kamu temui di buku ini jelas bukan hal basi yang sudah sering kamu baca di buku-buku tentang relationship sebelumnya. Kamu akan belajar tentang hal-hal yang diketahui para lelaki dan para “bitch”, tetapi belum dipelajari oleh “nice girl” seperti kamu. Dan sekedar peringatan aja : buku ini nggak akan memanjakan sifat kekanak-kanakan kamu.

Pokoknya buat kamu yang merasa selama ini jadi “nice girl”, buku ini bener-bener mesti dibaca. Isinya bener-bener bagus buat ngebuka mata kamu tentang hal-hal yang selama ini belum kamu ketahui tentang para cowok. Kalau buku ini nggak bagus, nggak mungkin juga kan buku ini jadi NEW YORK TIMES best seller. . Haha

So, ladies, It’s all about  character, It’s all about class. . .

Well for me, I’m glad I bought this book. . :)

About akikaze99

I don't really understand how to describe myself since it just from my point of view. But the most important thing is I don't want any people to look down on me.
This entry was posted in 秋の色~~Autumnal Tints and tagged , . Bookmark the permalink.

10 Responses to “Why Men Marry Bitches?”

  1. gizhworld says:

    heayah akhirnya first posting

    ehm,,,, I Think I’m very interest to read it! can I borrow this book? :D

  2. akikaze99 says:

    hehehehe. . hisashiburi. . ^^

    kalo mau pinjem ya boleh2 aja, uang sewanya murah kok. . :D *digetok pake palu*

  3. gizhworld says:

    plak *lempar pake laptop*

  4. Faye says:

    *tangkep laptopya gizh, jual ke loakan*

    hoalaah.. pantesan merasa agak aneh pas baca judul buku ini, soalnya yang pernah kudenger itu malah istilah yang sebaliknya :D

  5. gizhworld says:

    numpang ngetest ngetest :D

  6. akikaze99 says:

    kok pake ngetest segala. . (doh)

  7. fajarmcxoem says:

    kirain bitch nya bener2 jalang, kisahnya sama2 aja ama kisah2 yg lain.. klise.. itu menurut pendapatku pribadi lho yaah

  8. akikaze99 says:

    jadi, kalo anda pilih yang mana yang beneran bitch atau high class “bitch”?

  9. hehe, aku belom pernah liat sih ada cowok yg gambarannya kayak gitu sukanya sama cewek yg biasa2 aja. kalo kebalikanny mah sering liat. cewek2 high quality malah mentoknya ke cowok biasa.

  10. Salam kenal ya…
    Aku sudah nyari buku itu lama, tapi di toko udah ga ada… kamu punya saran kah beli buku itu dmn?
    makasih banyak ya… :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s